BERCUMBU DENGAN INDONESIA GELAP GULITA

tetap semangat diantara kepulan asap lampu minyak tanah

Kec. Tigo Lurah merupakan salah satu dari 14 Kecamatan yang ada di Kab. Solok, provinsi Sumatera Barat. Dengan jarak dari pusat pemerintahan Kab. Solok di Aro Suka sekitar 85 KM dapat ditempuh dalam 4 jam dikala cuaca panas dan sekitar 5 sampai dengan 6 jam dikala hari hujan, wajar saja karena sepanjang jalan kabupaten yang berada di Kec. ini hanya sekitar 6 KM yang telah dilapisi aspal Hot Mix, yang lainnya mulai dari aspal kelas sekian sampai jalan tanah berbatu-batu. “Kejamnya Dunia Kawan”, itulah ucapan pertama kali dilontarkan oleh salah seorang Fasilitator Teknik PPIP 2008 yang bertugas di Desa Sungai Abang, Nagari Rangkiang Luluih, Kec. Tigo Lurah ketika memulai tugas sekira sebulan yang lewat ketika melewati jalan yang dipenuhi becek yang dalamnya mencapai 1,5 Meter.

Hanya kendaraan yang memiliki rangka tinggi dari tanah diatas 15 cm yang dapat melewati berbagai rintangan menuju kec. Tigo Lurah. Kalau mobil akan lebih efektif jika kita mengendarai mobil 4X4 (Gardan Ganda), kalau tidak kita akan kecewa tidak bisa menelusuri setiap jengkal wilayah kecamatannya ini tidak/belum tersentuh terangnya Cahaya lampu yang dialiri oleh PLN Persero.

Kecamatan yang semenjak tahun 2002 silam terdiri dari lima nagari ini (Simanau,Rangkiang Luluih,Batu Bajanjang,Tanjuang Balik Simiso, dan Garabak Data) mayoritas Desanya termasuk kedalam kategori Desa Tertinggal yang konsekwensinya mendapat “jatah” Lokasi PNPM Mandiri – Infrastruktur Perdesaan (PNPM Mandiri-IP) semenjak tahun 2005 ketika program ini masih bernama PKPS BBM (Program Konpensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak), pada tahun ini (2008) programnya diberi nama PPIP (Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan). Dari beberapa program pemberdayaan masyarakat yang diterima daerah ini berdasarkan kesepakatan masyarakat mayoritas masyarakat memilih untuk membuat jalan sebagai salah satu Infrastruktur yang sangat minim di daerah ini. Padahal masih ada kebutuhan sandang lain yang tidak kalah pentingnya bagi masyarakat tigo lurah, sebut saja bagaimana pentingnya aliran listrik bagi mereka, pada Nagari Simanau dan Batu Bajanjang memang telah mendapat bantuan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) namun ketersediaan fasilitas tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat akan listrik seperti lampu sebagai media penerangan. Kapan lagi anak-anak dari tigo lurah dapat berbuat sesuatu bagio bangsa ini, toh sumber informasi mereka hanya Radio Lansek Manih dari Kab. Sinjunjung dan Radio Indra dari Provinsi Riau yang secara pemberitaan tidak sebaik TVRI sebagai lembaga informasi publik dan tv-tv swasta lainnya. Padahal seandainya mereka dapat menonton berita dan informasi setiap hari mungkin mereka akan berkhayal untuk menjadi sesuatu yang berguna bagi nusa dan bangsa ini, minimal demi memacu percepatan pembangunan daerah mereka sendiri.

Sangat disadari kemampuan daerah Kab. Solok sampai saat ini belum mampu menutupi kebutuhan mendasar masyarakat tigo lurah akan Listrikkah,jalan,kesehatan, dan pendidikan. Tentu kedepan diharapkan sangat peranan NGO baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri untuk memacu pembangunan daerah ini walaupun melalui program ikutan dari beberapa program inti yang bisa diterapkan di daerah ini, apakah dengan menetapkan daerah ini sebagai kawasan suaka marga satwa khusus terhadap Harimau Sumatera, karena populasi Harimau Sumatera berdasarkan informasi masyarakt minimal ada puluhan ekor disekitar daerahnya, mungkin khusus potensi daerah ini akan coba saya tampilkan pada artikel mendatang.

TEGARKAN HATIMU WAHAI SAUDARA-SAUDARAKU DI TIGO LURAH, MUDAH-MUDAHAN HARI ESOK ANAK-ANAKMU DAPAT MENGANTARKAN TIGO LURAH MENJADI KECAMATAN YANG LEBIH TERANG DARI SINAR LAMPU MINYAK TANAH YANG MASIH SETIA MENEMANIMU SETIAP MALAM,SEMOGA!!!.

Explore posts in the same categories: Uncategorized

2 Komentar pada “BERCUMBU DENGAN INDONESIA GELAP GULITA”

  1. lucky Says:

    semoga ada yang peduli dg hal ini

  2. tigolurah Says:

    Iya nich mbak.kita lg cari lembaga donor untuk melaksanakan pendampingan,atawa mbak bisa bantu cariin lembaga donor,lokal/asing.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: